Cepat dan semrawut, begitulah kesan terhadap "perkembangan" kehidupan makhluk berakal dan berimaji di negeri ini. Ah, inilah hidup dan kehidupan, sebuah dinamika yang terseret modernisasi industrialisasi materialistik globalisme sesat, itulah yang dianggap lebih beradab. Entah "adab" dimaknai sebagai sebuah budi pekerti dan kesopanan, ataukah yang lain, entahlah. Sedangkan apa-apa yang berbau naturalistik dianggap sebagai kurang "beradab", sebuah fenomena yang sedang menjangkiti mental masyarakat negeri indah ini. Naturalistik kurang menguntungkan secara ekonomi dan dianggap sebagai penghambat modernisasi materialisme. Negeri jembatan yang seharusnya dibangun dengan pondasi naturalis diubah menjadi negeri yang berdasar materialis, akhirnya uang dan harta yang berbicara daripada kehalusan dan keramahtamahan budi pekerti serta kearifan lokal. Fenomena yang sudah menjadi santapan tiap hari, bahkan baru beberapa masa, apa-apa yang hijau telah menjelma menja...
untuk sepasang bola mata cahaya selamat menyusuri setiap sudut gelap, jejakkan cakar-cakarmu di hitamnya pasir putih yang menghampar luas acuhkan kilau fajar menjelang tetaplah bersinar bola mata cahaya walau mentari lebih menyilaukan tetaplah bersinar bola mata cahaya terang hanya sekejap berkediplah, dan selamat bercengkerama dengan sang bulan dan bintang bogor, 29 maret 2011
Negara hijau-biru, sebuah nama yang sepertinya patut disematkan di pundak negara Indonesia, di masa lalu. Mengapa hijau dan biru?, lantaran peta dari foto satelit biasanya menggambarkan warna hijau dan biru untuk gugusan kepulauan NKRI. Hijau menandakan vegetasi hutan dan biru menandakan wilayah perairan. Namun, muncul keraguan saat ini, lantaran foto satelit untuk wilayah Indonesia memperlihatkan alopesia berwarna coklat, abu-abu, dan kekuningan diantara warna hijau. Bahkan tampaknya di waktu sekarang ini, alopesia tersebut bertambah meluas dan dikhawatirkan beberapa tahun ke depan, hijau dan biru akan digantikan oleh warna coklat dan abu-abu. Lantas apa artinya?, kegersangan akan melanda negeri ini. Warna-warna tersebut hanyalah ibarat, fakta di lapangan, negara Indonesia telah mengalami kehilangan vegetasi hutan tropis yang sangat besar, baik kualitas dan kuantitasnya, menurut data, hutan kita hilang ...
Komentar
Posting Komentar